6 Etika Berbicara dan Berkomunikasi | Ciri-ciri dan Jenis Etika
Opini

6 Etika Berbicara dan Berkomunikasi | Ciri-ciri dan Jenis Etika

Etika sebagai bentuk penghormatan kita kepada orang terdekat kita

6 Etika Berbicara dan Berkomunikasi | Ciri-ciri dan Jenis Etika – Menjadi seorang guru tentu Etika dalam Berbicara dan Berkomunikasi adalah “senjata” utama untuk menyampaikan ilmu dan materi ke peserta didik. Peserta didik akan merasa bosan apabila seorang guru monoton dalam menyampaikan materi di kelas. Walaupun dipandang seorang guru itu lebih dewasa dan lebih tua dari murid-murid (kenyataan memang begitu) ada etika yang harus dimiliki seorang guru dalam Berbicara dan Berkomunikasi. Selain guru, banyak juga profesi lain yang menjadikan berbicara itu menjadi hal terpenting. Dalam postingan kali ini, saya sampaikan Etika dalam Berbicara dan Berkomunikasi.

6 Etika Berbicara dan Berkomunikasi | Ciri-ciri dan Jenis Etika

Etika secara bahasa berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu ethikos artinya sesuatu yang timbul dari kebiasaan atau sesuatu yang dimana membahas bagaimana abang utama filsafat dan mempelajari nilai atau kualitas yang kemudian menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral seseorang.

Dalam melakukan refleksi, etika membutuhkan metodis, sikap kritis, dan sistematis. Menurut seorang ahli bernama H. A. Mustafa menyampaikan bahwa etika adalah ilmu yang dimana menyelidiki perihal perilaku atau sesuatu yang baik dan buruk dengan memperlihatkan perbuatan manusia dan sudah sejauh apa yang akan diketahui, serta pikiran manusia.Etika Berbicara Berkomunikasi

Berikut ini adalah ciri-ciri etika:

  • bersifat absolut atau mutlak,
  • berkaitan dengan perbuatan atau perilaku manusia,
  • selalu berlaku meskipun tidak ada seorangpun yang melihat dan menilainya,
  • dalam etika terdapat cara pandang manusia dari sisi batiniahnya.

Jenis-jenis etika adalah Etika Berbicara dan Berkomunikasi

1. Etika teologis
Pada saat Berbicara dan Berkomunikasi tentang etika teologis maka terdapat dua hal yang perlu diketahui yakni etika teologis ini tidak terbatas pada agama mana saja atau agama- agama tertentu, namun setiap agama tentu memiliki etika teologisnya masing- masing. Dan etika teologis merupakan bagian dari etika yang secara umum.

2. Etika filosofis
Etika filosofi bersumber dari aktivitas berfilsafat yang dapat dianggap berpikir oleh manusia, oleh sebab itu etika juga merupakan etika juga merupakan bagian dari filsafat. Dalam etikafilosofis ini terbagi menjadi 2 etika yakni empiris dan non empiris. Sedangkan komunikasi merupakan tempat seseorang menyampaikan informasi kepada yang lainnya baik itu berupa pesan, gagasan atau ide, hal ini biasanya dilakukan dengan secara verbal dengan tujuan agar kedua saling mengerti baik pemberi informasi maupun penerimanya.

Umumnya komunikasi berhubungan dua orang atau lebih untuk menyampaikan informasi atau pesan, pengertian komunikasi yang baik adalah komunikasi yang dimana dapat dimengerti serta bisa diterima oleh orang lain, dalam berkomunikasi selain menggunakan bahasa verbal, komunikasi bisa dilakukan dengan menggunakan bahasa tubuh dan atau gesture dengan tujuan dan maksud tertentu.

Jika Berbicara dan Berkomunikasi dikaitkan, bagaimana etika kita dalam berbicara dan berkomunikasi? Yang dimana kita ketaui bahwa etika dalam berkomunikasi ini sangat penting seperti yang dikatakan oleh M. Ali Ghanim Ath-Thawil dalam bukunya yang berjudul Mencetak Pribadi Magnetis yang diterbitkan oleh PT ERA ADICITRA INTERMEDIA, sesuai dengan sebuah hadits Nabi yang diriwayatkan Imam Bukhari bahwa sebagian kata-kata bisa menjadi sihir yang artinya ada kalanya sebuah kalimat yang karena disusun dengan indah dan diucapkan oleh seseorang dengan tenaga penuh dan penghayatan yang dalam bisa jadi memiliki kekuatan laksana sihir dan orang akan terpana mendengarnya, hal demikian pula bisa terjadi pada kepribadian orang.

Dari sini kita sudah bisa menyimpulkan bahwa pentingya mengatur tata Bahasa ketika berbicara dengan orang lain, dan disisi lain kita harus memahami apa saja etika dalam berbicara dan berkomunikasi. M. Ali Ghanim Ath-Thawil juga mengatakan dalam bukunya bahwa semua orang berbicara, namun sedikit yang baik dalam berbicara, dengan demikian ia menyebutkan prinsip-prinsip seni berbicara dintaranya;

1. Lakukan pembicaraan anda denga cara yang simpati.
2. Mulailah pemicaraan dengan sanjungan yang jujur.
3. Lebih baik menyampaikan pertanyaan daripada mengeluarkan perintah.
4. Berikan kesempatan berbicara pada pihak lain.
5. Pujilah kemajuan, walaupun kemajuan yang diraih belum seberapa.
6. Bicarakan kesalahan-kesalahan anda, sebelum membricarakn kesalahan- kesalahannya.
7. Bicarakan kesalahan-kesalahan dengan cara tidak langsung.
8. Tunjukan bahwa kesalahan tersebut bisa diperbaiki.
9. Kemukakan pikiran-pikiran anda dengan cara personifikasi.

Kemudian dilanjutkan dengan cara menarik orang lain dan menjadikan mereka senang berbicara dengan anda yaitu;
1. Senyuman
2. Menempatkan badan dalam posisi terbuka
3. Harmonis dalam kata-kata
4. Harmonis dalam gerak
5. Kontak pandangan
6. Isyarat dengan kepala

Dan beberapa ide positif dalam berbicara, sehingga anda tidak nampak bodoh menurut M. Ali Ghanim Ath-Thawil yaitu;
1. Jangan memaksakan diri anda sebagai pemilik pendapat yang benar
2. Batasi pembicaraan anda
3. Siapa saja yang berkata aku tidak tahu, berarti dia telah memberikan fatwa
4. Saya bosan, karena itu syan tidak ingin berbicara
5. Ada hal-hal yang tidak ingin di denganr oleh orang lain, sepert “aku menderita sakit kepala berkepanjang”
6. Kata-kata yang salah bisa menjauhkan semua orang dari anda
7. Pertama-tama berikan gula, sehingga mereka pahitnya kritikan anda
8. Jangan berbicara sebelum anda mengetahui inti permasalahan

Melalui buku Mencetak Pribadi Magnetis M. Ali Ghanim Ath-Thawil juga menambahkan resep magig dalam seni memulai pembicaraan dan bagaimana mengembangkan gaya bahasa dalam berbicara, diantaranya;

  • Menghilangkan rasa malu dan sifat negatif anda, bersikaplah positif
  • Gunakan cara menyampaikan pertanyaan untuk memulai pembicaraan dengan orang lain
  • Mengambil manfaat saat mendengar pembicaraanya dengan baik, sehingga anda mendapatkan apa yang akan dikatakan
  • Kembangkan pembicaraan dengan informasi-informasi yang bersifat umum
  • Berbicara tentang diri dan pribadi anda, namun dengan proposional.
  • Agar anda bisa memiliki kemampuan berbicara dengan hebat, dengarkan baik- baik pembicaraan orang-orang yang terkenal dan kemampuan mereka dalam mempengaruhi pendengarannya. Mula-mula tirulah cara mereka berbicara, setelah itu tempulah cara khusus untuk anda sendiri dalam berbicara
  • Mintalah pada orang sekitar anda mereka perkataan anda tanpa sepengetahuan anda, kemudian dengarlah sura nada koreksilah cara anda dalam berbicara dan mintalah kepada orang lain untuk menilai
  • Setiap kali anda naik ke podium, usahakan untuk mencatat hal-hal yang menurut anda perlu diperhatikn daam perkataananda, kemudian hindari mengulang hal-hal yang telah anda catat pada kesempatan berbicara selanjutnya.

6 Etika Berbicara dan Berkomunikasi | Ciri-ciri dan Jenis EtikaEtika Berbicara Berkomunikasi

Etika dalam Berbicara dan Berkomunikasi sebagai berikut:

1. Melihat keadaan dan kondisi lawan bicara

Fokus kepada lawan bicara sangat penting, jangan sampai kita teralihkan pandangan kita kepada hal lain yang tidak berhubungan dengan pembicaraan, misalnya sambil memainkan hp dan lain-lain. Hal ini akan menyinggung perasaannya dan tindakan ini sangat tidak sopan.

2. Menjaga sikap dan tingkah laku

Menjaga sikap dan tingkah laku saat Berbicara dan Berkomunikasi juga cukup penting, ketika seseorang berbicara maka sama halnya dengan poin pertama yaitu menghentikan aktivitas lain (jangan makan, misalnya atau memainkan hp). Hal ini sangat tidak sopan dan lawan bicara akan merasa tidak dihargai dan didengarkan. Untuk itu duduklah dengan baik, menghadap kearah lawan bicara kita tanpa memangku tangan atau menggerak-gerakan kaki.

3. Jangan terlalu mendominasi percakapan

Ketika kita berkomunikasi tentu mencakup dua hal yaitu berbicara dan mendengarkan, untuk itu kita harus lebih menyeimbangkan dengan tidak terlalu banyak berbicara atau mengajukan pertanyaan kepada lawan bicara secara berlebihan atau lebih mendominasi, hal ini seakan tidak memberikan kesempatan kepada lawan bicara untuk berbicara sehingga bisa menyinggug perasaan lawan bicara.

4. Jangan asal berbicara

Hal yang bisa mendung atau membangun komunikasi yang baik dengan lawan bicara adalah perkataan, untuk itu untuk menjaga etika pada saat berbicara jangan menggunakan bahasa atau ucapan yang tidak wajar atau bisa menyinggung perasaan lawan bicara. Misalnya berupa sindiran atau kritikan terhadap lawan bicara tanda dalil atau landasan yang kuat.

5. Kondisikan dengan topik pembahasan

Pengondisian yang dimaksud disini adalah menyesuaikan dengan apa yang sedang dibahas dengan lawan bicara anda, misalnya ketika sedang membahas hal yang serius maka anda harus fokus mendengarkan, begitupun sebaliknya jika pembahasan mengenai hal-hal yang tidak begitu formal maka bisa diikuti dengan candaan.

6. Menjaga intonasi Etika Berbicara dan Berkomunikasi

Intonasi suara juga cukup berpengaruh, meskipun apa yang anda sampaikan kepada lawan bicara bertujuan baik namun jika intonasi suara anda tinggi tentu akan membuat salah paham lawan bicara anda sehingga membuatnya seolah-olah dipojokkan atau disalahkan. Selain itu penting bagi anda untuk menghindari nada-nada suara seolah memerintah.

Demikian tadi beberapa hal mengenai Etika dalam Berbicara dan Berkomunikasi. Jadi poin disini adalah bentuk penghargaan kita kepada orang lain di dekat kita. Jauhkan gadget kita, fokuslah pada dia sebagai lawan bicara.

6 Etika Berbicara dan Berkomunikasi | Ciri-ciri dan Jenis Etika

Tags
Show More

Eswahyudi Kurniawan

Guru Kimia SMA Islam Al Azhar 7 Solo Baru yang berkeinginan untuk selalu berbagi ilmu dan informasi terbaru. Semoga yang tertuang dalam website sederhana ini bermanfaat untuk sahabat semua dan terhitung menjadi amal jariyah kelak walau hanya sebesar biji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker