Pilpres 2019 Menang Tanpo Ngasorake
Politik

Pilpres 2019, Menang Tanpo Ngasorake

Nyinyir ke orang lain, akan kembali ke diri sendiri

Pilpres 2019, Menang Tanpo Ngasorake – Melihat serangan BUZZER Jokowi dan Projo Lovers yang ditujukan pada Prabowo setelah debat calon presiden Minggu malam. Semuanya serangan Projo Lovers di bayar cash melalui data valid. Tidak tahu siapa yang menggerakkan hati, mulut, dan tangan mereka untuk membela Prabowo.

Pilpres 2019, Menang Tanpo Ngasorake

Jelas Prabowo hanya defensif tanpa mau klarifikasi serangan mematikan dari BUZZER Jokowi. Bahkan sebelum debat selesai, Greenpeace di Twitter membantah kebohongan JOKOWI, kalo tidak ada hutan yang terbakar. Selengkapnya di Debat Capres: Jokowi Bohong Tidak Terjadi Kebakaran Hutan 3 Tahun Terakhir?

Kedua BPS pun membantah masalah import jagung, data yang di berikan capres 01 salah dan bohong.

Serangan mematikan adalah lahan HGU Prabowo punyai. Digoreng sampai gosong oleh BUZZER Jokowi. Selengkapnya baca di Debat Capres: Kata Pamungkas Prabowo yang Bungkam Jokowi Soal 220 Hektare Lahan

Lagi-lagi siapa yang menggerakkan lidah JK membela Prabowo. Konyolnya malah Erick Thohir meminta maaf ke Prabowo karena menyerang pribadi.

Serangan mematikan kedua kata “Unicorn” Prabowo dianggap budeg dan tidak paham bisnis e_commerce.

Jokowi keseleo lidah menyebut “Unicorn” dengan “yunikon” padahal Prabowo hanya memastikan kata saja.

Hari ini, Jokowi blunder ngevlog video “Jika mau dekat dengan saya, upload aplikasi Jokowi.” Keseleo lidah harusnya download. Selengkapnya baca di Video Jokowi Salah Sebut Upload dan Download Apps

Jadi, yang berakal sehat pasti paham kapasitas Jokowi memang di bawah STANDARD.

Satu lagi, semua kebohongan Jokowi dalam debat calon presiden terbantahkan dengan jejak digital. Sampai Jokowi meralat data yang disampaikan.

He is “BIG FAT LIAR” rakyat Indonesia “Kepada mereka yang sudi menerimanya. Mereka yang minimum sudah mendapatkan latihan otak, berhati lapang, dan seksama serta akhirnya berkemauan keras untuk memahaminya.”

Dalam bukunya Tan Malaka berjudul “MADILOG (Materialisme Dialektika Logika) adalah mengeluarkan manusia dari penghambaan dan berbau dogmatis secara mutlak.”

Pilpres 2019 menang tanpo ngasorake
Source

Jejak digital memang kejam, Bung.
Sayuh Lamongan 21 February 2019

Pilpres 2019, Menang Tanpo Ngasorake

Tags
Show More

Eswahyudi Kurniawan

Guru Kimia SMA Islam Al Azhar 7 Solo Baru yang berkeinginan untuk selalu berbagi ilmu dan informasi terbaru. Semoga yang tertuang dalam website sederhana ini bermanfaat untuk sahabat semua dan terhitung menjadi amal jariyah kelak walau hanya sebesar biji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker