Menanggapi Twit CEO BukaLapak, Politis atau Kegelisahan?
Opini

Twit CEO BukaLapak, Politis atau Kegelisahan

Penulis Fauzy Adang

Menanggapi Cuitan CEO dan Founder BukaLapak (Sekedar Ucapan Politis atau Sebuah Kegelisahan?) – Beberapa hari terakhir, jagat media sosial heboh dengan pembahasan BukaLapak. Ini ditengarai sebuah twit dari CEO dan Founder BukaLapak, Achmad Zaky, yang mentwit kecilnya anggaran penelitian di Indonesia dan berharap “Presiden Baru” dapat menaikkannya.

Twit CEO BukaLapak, Politis atau Kegelisahan

Dalam twit tersebut, Mas Achmad Zaky mencantumkan tahun data tersebut dirilis  yakni 2016. Sontak, karena ada kata Presiden Baru inilah kegaduhan dimulai. Pendukung petahana ramai-ramai Boikot Bukalapak.

Dibawah ini adalah tulisan netizen bernama Fauzy Adang, menanggapi konten dari twit Achmad Zaky.Twitter CEO BukaLapak


Sebenarnya dalam data 2018 pun – yang saya kutip dari Republika – anggaran pada sektor penelitian nasional atau (R & D) masih terbilang minim, yakni Anggaran Dana Riset Nasional yang ditetapkan pada APBD 2018 sebesar Rp 24,9 triliun. Sebagaimana yang dicuitkan Achmad Zaky bahwa Indonesia mengalokasikan dana untuk riset kita sebesar 2 miliar USD (2016), terpaut jauh dengan negara-negara macam Amerika (511B), Jepang (165B), China (451B), Singapur (10B).

Jadi, angka yang diucapkan CEO Bukalapak dengan angka di tahun 2018 saya kira masih tidak terlalu jauh.

Saya paham, tapi tetap saja kan semua menyayangkan mengapa beliau mengutip data 2016 – yang ditambah kalimat “semoga presiden baru bisa menaikan,” sehingga dianggap sekedar ucapan politis belaka, yang melahirkan gerakan tagar-uninstall-Bukalapak di kalangan pendukung Jokowi.

Bahkan Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Arya Sinulingga, mengatakan kepada Tirto kalau Zaky seperti “kacang lupa pada kulitnya”. Sebab selama ini Jokowi sudah begitu banyak membantu Bukalapak – korporasi yang dibuat pengusaha dalam negeri.

Kendati begitu, saya kira sudah clear, beliau sudah minta maaf, sekaligus mengklarifkasi semua, beliau mengatakan cuitan itu untuk menyampaikan fakta bahwa dalam 20 atau 50 kedepan Indonesia perlu investasi di riset dan SDM yang tinggi.

Twit CEO BukaLapak, Politis atau Kegelisahan

Secara esensial justru apa yang dicuitkan Achmad Zaky sangat dibutuhkan bagi kemajuan penelitian kita. Masyarakat yang hidup di negara demorkasi ini seharusnya tidak mengedepankan emosi hanya karena melihat perbedaan, tapi lebih bisa melihat kepada segala perspektif sebagai bahan diskusi-diskusi kita.

Persoalan ini sudah banyak dikeluhkan oleh para peneliti Tanah Air. Hampir sebagian besar peneliti mengeluhkan minimnya dana riset sampai nasib hasil karya mereka yang tak bisa dimanfaatkan lebih lanjut.

Tentu kita masih ingat – kalo tidak salah 2007 lalu – para ilmuan Indonesia yang bekerja di luar negeri tiba-tiba berkumpul di Jakarta dan membentuk asosiasi dengan nama “Ikatan Ilmuan Indonesia Internasional” mereka merupakan orang-orang hebat, profesor, peneliti yang bekerja di luar negeri, bahkan kala itu diantaranya ada yang tercatat sebagai profesor termuda di wilayah pantai timur Amerika dan itu asli anak Indonesia.

Lantaran menarik perhatian lantas Kick Andy pun mengundang mereka, lalu mempertanyakan jika benar hebat mengapa tidak mengabdi saja untuk Indonesia, mereka pun rata-rata menjawab bahwa perhatian Indonesia terhadap penelitian serta sebagainya masih kurang.

Begitulah demikian mengapa beberapa para peneliti kita malah memilih ‘kabur’ ke luar negeri.

Jadi, sesungguhnya apa yang disampaikan CEO Bukalapak itu bisa jadi adalah kegelisahan yang sudah lama dirasakan; kegelisahan dirasakan oleh seluruh para ilmuan tanah air kita. Sebab, masalah anggaran kecil untuk R&D sudah berlangsung bertahun-tahun pasca kemerdekaan.

Oleh Fauzy Adang 15 FEBRUARI 2019Ceo Bukalapak Jokowi twitter

Twit CEO BukaLapak, Politis atau Kegelisahan

Tags
Show More

Eswahyudi Kurniawan

Guru Kimia SMA Islam Al Azhar 7 Solo Baru yang berkeinginan untuk selalu berbagi ilmu dan informasi terbaru. Semoga yang tertuang dalam website sederhana ini bermanfaat untuk sahabat semua dan terhitung menjadi amal jariyah kelak walau hanya sebesar biji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker