Video Teroris Menembak 2 Masjid di Selandia Baru 49 Korban Meninggal Dunia
Berita

Video Teroris Menembak 2 Masjid di Selandia Baru 49 Korban Meninggal Dunia

Teroris penyerang Masjid Selandia Baru Pengikut Fasis dan Anti Muslim

Video Teroris Menembak 2 Masjid di Selandia Baru 49 Korban Meninggal Dunia – Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Hari ini Jumat tanggal 15 Maret 2019 merupakan hari penuh kesedihan untuk umat Islam di seluruh dunia. Kabar menyedihkan ini bersumber dari saudara kita di Christchurch, Selandia Baru (New Zealand).

Video Teroris Menembak 2 Masjid di Selandia Baru 49 Korban Meninggal DuniaWajah Pelaku Penembakan Masjid Selandia Baru

Teroris terdiri 3 pria dan 1 wanita

Seorang teroris bernama Brenton Tarrant, pria berdarah Australia pengikut Fasis dan Anti Muslim ini adalah 1 dari 4 pelaku penembakan berdarah di 2 Masjid di Christchurch, Selandia Baru (New Zealand). Kejamnya lagi, aksi teroris yang dilakukan dengan cara menembak ke jamaah Shalat Jumat di siarkan langsung, live streaming Facebook.

Kejadian ini terjadi pukul 13:40 waktu setempat. Dan hingga berita ini diturunkan, sudah ada 49 syuhada (insya Alloh) yang menjadi korban kejamnya teroris ini beserta kelompoknya. Kelompok teroris ini mengagungkan bangsa kulit putih dan merendahkan kulit lainnya, terlebih yang saat ini sedang menjadi sorotan: imigran Muslim. Informasi ini ditegaskan Tarrant dalam tulisannya berjudul “Anti-imigran, anti-Muslim”.

Dalam postingan di facebook tersebut, ia menjelaskan sudah merencanakan penembakan di Christchurch sejak dua tahun yang lalu. Sebelum menargetkan kota Christchurch, ia melakukan perjalanan menggunakan kereta.

Dalam Al Quran surat An Nisa ayat 93 Alloh berfirman: “… dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahanam, kekal ia di dalamnya dan Alloh murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar.

Video aksi penembakan di dua masjid ini ternyata masih ada di Youtube dan Facebook walaupun berkali-kali medsos ini menghapus. Sungguh sangat keji, hingga anak-anak pun ia tembak.

Dia mengatakan kepada CNN bahwa dia melihat beberapa mayat tergeletak di tanah di masjid setelah penembakan dimulai. Seorang jamaah masjid mengatakan kepada CNN bahwa pria bersenjata itu menembak selama 10-15 menit dengan membidik lebih dari 200 orang. Mohan Ibn Ibrahim mengatakan kepada CNN bahwa dia ada di dalam masjid ketika penembakan dimulai.

Ada lebih dari 200 orang di dalam. Pria bersenjata itu datang dari belakang. Tembakan berlangsung lama. Kami harus melompati tembok untuk melarikan diri,” katanya.

Negara-negara Muslim mengucapkan belasungkawa kepada para korban serangan teroris Selandia Baru. Negara-negara mayoritas Muslim seperti Turki, Malaysia dan Pakistan mengutuk serangan terhadap masjid-masjid di kota Christchurch, Selandia Baru.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan serangan teroris itu adalah contoh “meningkatnya rasisme dan Islamofobia.”

Atas nama negara saya, saya menyampaikan belasungkawa kepada dunia Islam dan orang-orang Selandia Baru, yang menjadi sasaran tindakan tercela ini,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan mengatakan dia “terkejut” dengan serangan itu. “Ini menegaskan kembali apa yang selalu kita pertahankan: Terorisme itu tidak memiliki agama. Doa ditujukan kepada para korban dan keluarga mereka,” katanya di Twitter resminya.

New Zealand boxer and rugby player Sonny Bill Williams posted an emotional video to Twitter, saying he “couldn’t put into words what he was feeling right now.”

“Everyone that has been killed today in Christchurch, your families. You guys are all in paradise and I’m just deeply deeply saddened that this would happen in New Zealand,” Williams said through tears.

Video Teroris Menembak 2 Masjid di Selandia Baru 49 Korban Meninggal Dunia

Tags
Show More

Eswahyudi Kurniawan

Guru Kimia SMA Islam Al Azhar 7 Solo Baru yang berkeinginan untuk selalu berbagi ilmu dan informasi terbaru. Semoga yang tertuang dalam website sederhana ini bermanfaat untuk sahabat semua dan terhitung menjadi amal jariyah kelak walau hanya sebesar biji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker